Berita
PPL Internasional, Isak Tangis Warnai Penarikan Mahasiswa Malaysia
Kamis 14 Maret 2019      Berita
PPL Internasional, Isak Tangis Warnai Penarikan Mahasiswa Malaysia

Mahasiswa University Technology Malaysia (UTM) mengakhiri masa Program Praktik Lapangan (PPL) Internasional bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di tiga sekolah di Purwokerto, Jumat (8/3) lalu.

Acara Closing Ceremony PPL Internasional tersebut dilakukan di Ruang Sidang Gedung Rektorat lt 2 UMP, Banyumas, Jawa Tengah.

“Saya terharu pada saat prosesi pelepasan di beberapa sekolah mitra, mahasiswa UTM menangis. Mereka menangis karena adanya rasa kekeluargaan yang terjalin walaupun baru bertemu,” tutur Wakil Dekan 3 FKIP Arifin Suryo Nugroho MPd.

Menurutnya, pihak sekolah merasa senang dengan kedatangan mahasiswa asing dan berat untuk melepas karena para siswa sudah terlanjur nyaman.

Disampaikan Arifin kepada seluruh perwakilan dari UTM yang hadir bahwa kegiatan yang diikuti mahasiswa tidak berupa kegiatan akademik saja, namun ada kegiatan ekstrakulikuler yang mereka ikuti dengan antusias.

“Mereka juga diikutkan pada saat siswa mengikuti ujian, sehingga mahasiswa bisa mengamati bagaimana proses ujian di Indonesia serta mengamati proses evaluasi belajar siswa di Indonesia. Serta ada pengalaman lain yang menarik dan membuat mereka berat meninggalkan Purwokerto,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Umum Drs Joko Purwanto MSi mengungkapkan rasa bangga atas capain yang telah diraih UMP dan UTM.

“Kabar baik terus berdatangan terkait kegiatan PPL Internasional dengan kegembiraan dan suka cita yang beraneka ragam, dari kegiatan didalam kelas, kegiatan ekstrakulikuler hingga ada mahasiswa UTM yang berkesempatan mengunjungi rumah salah satu guru untuk belajar membuat mendoan,” katanya.

Menurutnya, itu terjadi karena adanya rasa nyaman dan rasa kekeluargaan yang terjalin walupun baru bertemu kurang dari satu bulan. “Saya berharap kegiatan ini terus berlangsung setiap tahunnya dan tahun depan kami dapat mengirimkan kembali mahasiswa kami ke UTM tentunya dengan jumlah yang lebih banyak,” jelasnya.

Prof  Dr Azlina Mohd Kosnin dari UTM mengucapkan terimakasih UMP yang telah memfasilitasi mahasiswanya untuk belajar dan menggali ilmu di Indonesia khususnya di kota Purwokerto.

“Kami sangat senang dengan adanya kerjasama ini dan kami berharap UMP dan UTM akan terus menjalin kerjasama dan semakin baik,” pungkasnya. (cah/tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini