Fakultaria
Mahasiswa FEB UMP Dikenalkan Pasar Modal Syariah
Selasa 12 Maret 2019      Fakultaria
Mahasiswa FEB UMP Dikenalkan Pasar Modal Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia(BEI) menggelar workshopdan bedah buku Pasar Modal Syariah, di Aula AK AnshoriGedung Rektorat lt 3 UMP Selasa, (12/3/2019).

237 orang peserta workshop dan bedah buku pasar modal syariah yang kebanyakan mahasiswa ini diberikan pemahaman dasar oleh narasumber dari Kepala Pasar Modal Syariah BEIIrwan AbdallohSEMM.

Ketua panitia DrNaelati Tubastuvi SE MSimengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berjuangkeras menggelardan menghadiri acara tersebut.

“Kegiatan ini adalah kerjasama antara fakultas ekonomi dan bisni dengan bursa efek Indonesia yang pada awalnya kami targetkan 100 peserta ternyata melebihi ekspetasi kita menjadi 237 peserta.Ini adalah hal yang luar biasa, kalian keren,” katanya.

Sementara itu Rektor UMP Dr Syamsuhadi Irsyad MH dalam sambutannya mengatakan, pembicara yang hadir saat ini merupakan konseptor sekolah pasar modal syariah, konseptor saham zakat dan orang Indonesia pertama penerima penghargaan dari Cambridge Islamic Finance Leadership Award 2017. Dan dosen tamu berbagai perguruan tinggi.

“Para peserta bedah buku, kita sangat beruntung dapat membedah buku pasar modal syariah hari ini. Karena buku ini ditulis dengan metode yang sedikit berbeda,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rektor mengatakan ada dua hal yang perlu digarisbawahi dari buku tersebut, yaknitentang penggunaan kata Islam dan syariah yang selalu dibaurkan, dan tentang metodologi penulisan yang mengkombinasikan antara pendekatan teori, praktik, dan pemaparan yang lebih populer.

“Yang jelas buku ini disiapkan untuk bisa menjadi gerbang pertama dalam memahami pasar modal Islam di Indonesia secara lengkap dengan pendekatan yang membumi,” ujar Rektor.

Dijelaskan, ada 2 faktor utama dalammembentuk pasar modal syariah, antaranya pasar modal dan prinsip Islam di pasar modal. Kemudian dibahas juga tentang prinsip Islam di pasar modal diantaranya,pelarangan riba, pelarangan gharar, pelarangan maisir dan qimar, indikator kehalalan barang dan transaksi yang sifatnya merugikan atau sering disebut dengan transaksi dharar.

“Saya rasa, bedah buku pasar modal syariah pada hari ini akan memberikan manfaat lebih. Perbincangan tentang ekomoni syariah akan di kupas habis pada acara bedah buku ini langsung bersama Irwan Abdalloh SEMM yang juga Kepala Pasar Modal Syariah BEI,” pungkasnya. (min/tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini