Kemahasiswaan
Gencar Entaskan Kemiskinan di Purbalingga
Jumat 8 Februari 2019      Kemahasiswaan
Gencar Entaskan Kemiskinan di Purbalingga

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), tidak hanya dimanfaatkan untuk melaksanakan program kegiatan pembangunan di wilayah pedesaan. Namun juga terus gencar membantu program pemerintah dalam mengatasi masalah kemiskinan.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Purbalingga Trigunawan Setiadi SH MH dalam Expo danpenarikan program KKN tematik pengentasan kemiskinan di Pendopo Kecamatan Bukateja belum lama ini.

Penarikan Program KKN dihadiri Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Purbalingga, Camat Bukateja, Camat Kejobong, Camat  Kutasari, Kepala Desa Kecamatan Bukateja, Kepala Desa Kecamatan Kejobong, Korkom Kecamatan Kutasari, Unit Pendidikan Terpadu (UPT) Bukateja dan  Panitia KKN LPPM UMP.

“Angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga tahun 2018 mengalami penurunan yang sangat signifikan, pada tahun 2017 sebesar 18,80% setara dengan 171888 jiwa dan pada tahun 2018 menjadi 15,62 % setra 144160 jiwa hal ini berarti di Kabupaten Purbaingga  berhasil menurunkan 3,18 % penduduk miskin atau menentaskan kurang lebih 27722 jiwa miskin menjadi tidak miskin hal ini merupakan penurunan kemiskinan ke 2 tertinggi di Jawa Tengah setelah Kabupaten Banyumas,” tuturAsisten Administrasi Umum Sekda Purbalingga Trigunawan Setiadi SH MH.

Ia berharap kerjasama yang baik dengan banyaknya program KKN tematik pengentasan kemiskinan dan program-program lainnya dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Purbalingga. “Maka penentasan kemiskinan akan terus dilakukan agar menurun  dan dapat menjadi partner pemerintah untuk mengubah pola pikir dan menurunkan kemiskinan,” ungkapnya.

Menurutnya, sebanyak 197 mahasiswa terbagi dalam 18 kelompok pada 18 desa di 5 kecamatan di Kabupaten Purbalingga dalam program KKN Reguler yang berjumlah 147 mahasiswa yang ditempatkan dibeberapa desa yaitu kecamatan kutasari, kecamatan bukateja, kecamatan kemangkon dan kecamatan bojongsari dan KKN Tematik Penentasan Kemiskinan berjumlah 50 mahasiswa yang ditempatkan dibeberapa desa yaitu kecamatan kecobong, desa krenceng, desa langgar, desa pandansari, desa narasawit dan desa sokanegara.

“Seiring banyaknya urusan yang di kelola oleh pemerintah daerah,  sangat banyak hal yang sepertinya kecil di desa namun, seakan luput dari perhatian kita. Padahal salah satu contoh hal yang fundamental adalah mengubah perilaku masyarakat di desa. meskipun tidak kelihatan secara fisik karena bukan proyek fisik yang dilaksana mahasiswa KKN, namun yang sebennarnya dalam jangka panjang sangat berguna bagi peningkatan kesadaran dan perilaku yang positif,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Dr Jebul Suroso dalam sambutanyamenyampaikan terima kasih kepada Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, ini merupakan kemitraan yang sangat luar biasa dan sangat merasa terbantu dan terdukung oleh jajaran pendukung pemda Kabupaten Purbalingga.

Insya Allah kami dari UMP akan mendirikan sebuah center untuk memfasilitasi para perajin produk lokal hasil binaan KKN. Sehingga, ketika nanti sekiranya membutuhkan jalur untuk pengurusan ijin produk, branding, dan marketing yang lebih luas nanti agar mereka mempunyai jalan,” ungkapnya.

 

Menurutnya, KKN tidak hanya selesai disini namun LPPM akan memiliki unit tersendiri sehingga memungkinkan ketika masyarakat ingin melanjutkan sebuah produk yang sudah di inisiasi oleh mahasiswa nanti dapat terus dipasarkan ke masyarakat.(yas/tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini